Kiat Menjaga Konsistensi Menulis untuk Perlombaan


Menulis adalah salah satu kompetisi dengan peluang keikutsertaan yang banyak dibanding dengan lomba-lomba lainnya. Banyak lomba menulis yang juga tidak memandang strata khusus, kemuan dan kesungguhan menjadi kunci rampungnya sebuah tulisan. Sebagai produser pikiran manusia juga dapat merespon tema penulisan dengan berbagai argumen yang unik sehingga muncul berbagai karya tulis dengan beragam sudut pandang pada satu topik yang sama. Sehingga modal untuk memproduksi tulisan ialah untuk siapa saja yang mau berpikir dan menciptakan pemikiran tentang topik yang diangkat. 

Namun pada eksekusinya harapan tidak selamanya berjalan dengan kenyataan, sulit sekali membangun ide dan merangkainya menjadi sebuah tulisan yang elok, ada saja alasan kita untuk tidak memproduksi kata, menuangkan pikiran dalam tulisan yang berujung pada prokastinasi dan tulisan yang tak kunjung selesai. lalu bagaimana cara terbaik untuk menghasilkan tulisan terbaik untuk lomba menulis yang biasaya memiliki jangka waktu yang cukup panjang. Kita tahu bahwa keadaan terjepit akan membuat orang dipaksa berpikir lebih keras dan efektif, itulah yang terjadi pada setiap kali lomba menulis ide-ide brilian dan semangat menulis seakan berkobar pada detik-detik akhir. 



Hal di atas menjadi suatu pertanyaan jika ide-ide yang bagus itu dapat diproduksi oleh pikiran kita sendiri, lalu mengapa kemunculannya selalu ada di akhir. Padahal membuat karya di ujung waktu penghabisan memiliki resiko terancamnya ketelitian menulis. Maka dibutuhkan suatu sistem pengerjaan tulisan yang konsisten, di produksi secara berkala oleh kita sehingga di akhir waktu tidak terlalu berat tugas yang harus diemban.  Prokastinasi tulisan tidak lain adalah manifestasi dari kebiasaan hidup, inilah yang menjadi dasar terbentuknya pola hidup seseorang. 

Maka timeline menjadi penting untuk mengatur jadwal menulis agar terbentuknya konsistensi dalam menulis namun memang aturan yang kita buat harus kita patuhi juga, misalnya saja pada ilustrasi berikut, perlombaan menulis dengan tema patriotisme yang harus di buat untuk beberapa lembar essay, langkah pertama buatlah alur tulisan, akan di ceritakan seperti apa, apa saja sub bab tulisan, dan buatlah deadline pada setiap sub bab tema sehingga tulisan akan berjalan berangsur-angsur sejalan dengan skema timeline yang sudah di buat. 

Kemudian yang terpenting adalah memulai untuk menyegerakan sesuatu dan tidak menunda-nunda. Semakin sering terulang perilaku menghargai diri sendiri untuk lebih segera mengerjakan dan mematuhi aturan yang dibuat maka itu akan menjadi pola hidup dan akan berdampak baik bagi kehidupan penulis. 

Sekarang adalah tetang ide yang menjadi sumber inspirasi tulisan, tidak mudah untuk membangkitkan ide briliant, terkadang konsistensi menulis terganggu karena ketiadaan ide untuk menulis. Ide adalah produk pikiran yang bersifat original, sehingga isisnya menjadi bernilai ketika telah dimanifestasikan. Jika kita sudah tahu ide adalah manifestasi pikiran, sekarang kita harus tahu bagaimana membuat kerja pikiran efektif dalam memproduksi ide. 

Hal yang akan menjadi modal untuk memproduksi ide adalah dengan memperluas wawasan kita tentang berbagai hal, semakin banyak informasi yang terekam oleh pikiran maka variasi pandangan akan semakin beragam berkat kaya nya ilmu pengetahuan dan pengalaman penulis mengenai topik yang diangkat. Dengan banyaknya informasi yang kita peroleh, secara otomatis akan membantu kita untuk berpikir dan  merespon sessuatu atas dasar pengetahuan dan pengalaman yang kita miliki. 

Setelah kita melihat dan berniat untuk mengikuti suatu lomba menulis maka bacalah topik atau pilihan topik yang diberikan, diamkan sejenak. Ini adalah proses mengerami masalah, dimana pikiran akan mengolah topik penulisan tersebut dan menawarkan beberapa pilihan ide untuk selanjutnya dieksekusi oleh penulis dalam pembahasan yang menarik dan pas untuk ditulis dalam topik tersebut, tentunya proses pengeluaran ide ini bisa kapan saja terjadi, maka jangan lewatkan kesempatan untuk mencatat ide-ide apa saja yang muncul dalam pikiran untuk kemudian dikumpulkan saat proses eksekusi tulisan. Setelah ide yang muncul dimanifestasikan dalam sebuah tulisan maka buatlah satu waktu untuk membaca kembali apa yang sudah ditulis, dimana tahap itu adalah tahap verifikasi apakah ide yang ditulis dalam tulisan sesuai dengan topik diminta, dan  sembari memperbaiki teknis penulisan jika terdapat kesalahan ketika menulis sebelumnya.  

Maka ketika kombinasi managemen waktu dan pengelolaan ide sudah tepat akan berdampak pada performa penulisan dan tentunya konsistensi untuk memproduksi tulisan yang baik dan menarik untuk dibaca.

Oleh Risa Dwi Ratnasari
Saya bernama Risa Dwi Ratnasari dengan nama pena RDR, saya adalah lulusan fakultas Psikologi UIN akarta, InsyaAllah akan menlanjutkan pada tingkat magister profesi psikologi, semasa kuliah saya adalah seorang jurnalis dari lembaga pers BERITA UIN. Saya senang berbagi dan berdiskusi dengan siapa saja.  

Kiat Menjaga Konsistensi Menulis untuk Perlombaan Kiat Menjaga Konsistensi Menulis untuk Perlombaan Reviewed by Pena Juara on June 02, 2020 Rating: 5

No comments


Image Link [https://1.bp.blogspot.com/-tQY9J_6x1G0/XtPfL8xajjI/AAAAAAAAAF4/8_PRPMvvniYMZxUj7vWIxYzIfiY4iXsHQCLcBGAsYHQ/s1600/POST%2BYUHUY-23-min.png] Author Name [PenaJuara] Author Description [Read. Think. Write.] Facebook Username [soratemplates] Twitter Username [soratemplates] GPlus Username [104219125408123734587] Pinterest Username [soratemplates] Instagram Username [penajuaracom]